Sumut Inflasi 1,40 Persen, Siantar Tertinggi di September 2024

Bisnis61 Dilihat

MEDAN-Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat pada September 2024, inflasi year-on-year (y-on-y) di  Sumatera Utara  sebesar 1,40 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,50.

Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Asim Sahputra yang diwakili Statistisi Ahli Utama, Misfaruddin menyebutkan, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Pematangsiantar sebesar 2,45 persen dengan IHK sebesar 106,83 dan terendah di Karo sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 105,80

BACA JUGA :  Kabar Gembira, Rata-rata Gaji Akan Meningkat di 2025

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks sebagian besar kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,73 persen,”
katanya saat menyampaikan Rilis Berita Resmi Statistik di Jalan Asrama Medan, Selasa (1/10/2024).

Disebutkannya, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,30 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,50 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,20 persen.

BACA JUGA :  Bulog Nias Salurkan Bantuan Pangan 1.575,88 Ton Bagi Warga Kepulauan Nias

Kemudian kelompok kesehatan sebesar 1,28 persen,kelompok transportasi sebesar 0,53 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,62 persen.

Kelompok pendidikan sebesar 1,01 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,23 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,07 persen.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen.

BACA JUGA :  Agustus 2024, Beras Penyumbang Utama Inflasi  di Sumut YoY

Adapun tingkat deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,21 persen dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 0,46 persen. (swisma)