MEDAN-sebanyak 2.329 lulusan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) diwisuda di Gelanggang Mahasiswa H Arsyad Thalib Lubis, Kampus I Jalan Sutomo Medan, Sabtu (6/9/2025).
Rektor UINSU Prof Dr Hj Nurhayati M.Ag pada sambutannya mengatakan,
UIN Sumatera Utara berdiri sebagai sebuah lembaga akademik dan dakwah.
Sebagai lembaga akademik, katanya UINSU terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, riset yang bermanfaat dan pengabdian yang memberi solusi bagi masyarakat.
Sedangkan sebagai lembaga dakwah, UINSU memikul amanah untuk menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘ālamīn, menyebarkan pesan kedamaian, toleransi, dan keadaban.
Karena itu, para lulusan yang diwisuda ini bukan hanya menjadi sarjana yang terampil secara intelektual, tetapi juga duta-duta dakwah yang membawa misi Islam yang moderat, cerdas, dan solutif di tengah masyarakat.
” Ingatlah, bahwa ilmu yang di peroleh tidak boleh berhenti di ruang kelas atau kampus, tetapi harus dihidupkan dalam amal nyata. Ilmu harus menjadi cahaya yang menerangi diri, keluarga, bangsa, dan agama. Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru untuk mengabdi, berkarya, dan menebarkan manfaat,” imbuhnya.
Disebutkannya, sepanjang tahun terakhir di 2025, UINSU menorehkan berbagai prestasi gemilang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Bahkan UINSU menjadi salah satu dari 2 PTKIN terbaik se Indonesia menurut The Impact Ranking 2025.
Selain itu diawal September ini, Pusat halal center UINSU meraih 3 penghargaan pada UB halal Metric Award 2025 yaitu gold Award ‘Halal Policy” dan Silver Award untuk “Halal research dan community Services serta Halal Ecosystem”.
Menurut rektor, selain sebagai wujud peningkatan mutu, jumlah prodi yang memperoleh akreditasi unggul juga semakin meningkat yaitu berjumlah 25 prodi serta sebagian besar program studi lainnya telah berakreditasi Baik Sekali.
Bersamaan dengan itu pada Agustus lalu, Perpustakaan UIN SU Medan juga memperoleh akreditasi A.
” Hal ini menunjukkan UINSU terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia dan siap bersaing di tingkat global,” ungkap rektor optimis dengan capaian tersebut.
Pada wisuda ke-86 ini
mengangkat tema “Tingkatkan Cinta Kepada Tuhan, Kemanusiaan, Keilmuan, dan Alam untuk UIN-SU yang Berdampak bagi Kemandirian Bangsa.”
tema ini bukan hanya sekedar rangkaian kata, tetapi merupakan arah yang mengkokohkan identitas kita.
” Tema ini menjadi kompos moral dan intelektual bagi para wisudawan UINSU agar ilmu yang diraih tidak hanya berhenti pada gelar saja, tetapi berbuah pada kemandirian bangsa dan kemaslahatan umat,” ucanya.
Dikatakannya, empat cinta yang menjadi tema wisuda kali ini adalah pilar utama yang harus tertanam dalam diri setiap alumni UINSU.
Dengan menginternalisasi nilai-nilai keempat cinta tersebut, rektor berharap para lulusan mampu menjadi generasi mandiri, kreatif, dan berkarakter.
Dari 2.329 lulusan yang diwisuda itu terdiri dari program pascasarjana 38 orang, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) 679 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 437 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 191 orang.
Kemudian Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) 271 orang, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 175 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) 185 orang, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) 172 orang, serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 181 orang.
Wisuda yang berlangsung dalam dua sesi ini, pagi pukul 07.30 hingga 12.00 WIB, dan siang pukul 14.00 hingga 17.30 WIB, dibuka sekaligus ditutup Ketua Senat Universitas Prof Dr Pagar Hasibuan, M.Ag. ( swisma)