Gubernur Bobby Nasution Harapkan Evaluasi SAKIP Dorong Terwujudnya Good Governance

Sumut148 Dilihat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap pelaksanaan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dapat memperkuat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Kami yakin, dengan masukan dan arahan dari tim evaluator Kemenpan RB, implementasi SAKIP di Pemprov Sumut akan semakin berkualitas,” ujar Bobby saat memberi sambutan pada Evaluasi SAKIP Pemprov Sumut Tahun 2025 secara zoom meeting dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (7/11/2025).

BACA JUGA :  Tambah Tiga Emas, Indonesia Pimpin Klasemen Medali Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara di Sumut

Bobby menegaskan, evaluasi SAKIP bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk memotret kemajuan dan memperbaiki tata kelola birokrasi. Menurutnya, SAKIP bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk komitmen mendalam pemerintah dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas kinerja instansi, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi hasil.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga memaparkan sejumlah langkah strategis Pemprov Sumut untuk memperkuat implementasi SAKIP, antara lain meningkatkan integrasi perencanaan pembangunan yang berorientasi pada pencapaian target daerah dan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

BACA JUGA :  DPRD Medan Dukung Upaya PUD Pasar Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja Karyawan

Kemudian melakukan pengukuran kinerja yang objektif serta pelaporan yang transparan dan terukur, melaksanakan evaluasi internal berkelanjutan di seluruh perangkat daerah, memberikan pendampingan intensif bagi perangkat daerah dalam penyusunan dokumen perencanaan.

Selanjutnya mengembangkan sistem informasi kinerja terintegrasi yang memudahkan pemantauan dan evaluasi. Juga memastikan setiap perangkat daerah memahami betul keterkaitan antara anggaran yang dibelanjakan dengan hasil yang diharapkan. 

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, dalam laporannya menyampaikan sejumlah rekomendasi hasil evaluasi internal dan rencana tindak lanjut peningkatan kinerja program prioritas Pemprov Sumut.

BACA JUGA :  Waspadai Potensi Hujan Lebat Penyebab Banjir dan Longsor di Sumut. Begini Penjelasan BMKG

Berdasarkan hasil evaluasi SAKIP internal perangkat daerah tahun 2025, sebanyak 4 perangkat daerah meraih predikat AA, 6 perangkat daerah mendapat peringkat A, 18 perangkat daerah meraih peringkat BB, dan 6 perangkat daerah berpredikat B.

“Dinas Kesehatan, Bappelitbang, Dinas PMPTSP, dan Inspektorat berdasar rekapitulasi penilaian meraih predikat AA,” pungkasnya.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumut serta tim evaluator dari Kemenpan RB. (Red)