• Home
  • INDEKS
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Medan Klik
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Medan Klik
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video
Home Bisnis

Sumut Surplus Bahan Pangan, Bukti Kerja Kolaboratif Gubernur Bobby Nasution

1 November 2025
0 0
0
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, memberikan kata sambutan pada acara Lokakarya Perhutanan Sosial Dan Temu Usaha Kelompok Tani Hutan di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (10/09/2025). Foto/Diskominfo Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, memberikan kata sambutan pada acara Lokakarya Perhutanan Sosial Dan Temu Usaha Kelompok Tani Hutan di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (10/09/2025). Foto/Diskominfo Sumut

Share on FacebookShare on Twitter

Medan. Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP) di Sumut menjadi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Bobby Nasution. Bahan pangan yang mencatatkan surplus di sejumlah komoditi, merupakan bukti kerja kolaboratif yang dijalankan Bobby Nasution.

Informasi dihimpun, Jumat (30/10/2025), sejumlah harga bahan pangan terutama komoditi cabai merah mengalami penurunan setelah sempat meroket tinggi beberapa waktu lalu.
Dan di sisi lain, sesungguhnya ketersediaan bahan pangan seperti beras dan cabai merah periode Januari-September 2025 berada pada kondisi surplus.

Pada periode itu, produksi setara beras di Sumut sebanyak 1.754.689 ton. Kebutuhan 1.288.609 ton. Artinya surplus 466.080 ton. Dan proyeksi Oktober 2025, konversi beras 145.632 ton, untuk kebutuhan 145.534 ton. Surplus tipis 98 ton.

Bergeser ke cabai merah. Periode Januari sampai September 2025, produksi 183.846 ton. Sedangkan kebutuhan 91.085 ton. Surplus 92.760 ton.

Dan untuk proyeksi Oktober 2025, produksi cabai merah 17.152 ton, sedangkan kebutuhan 10.247 ton. Artinya surplus 6.904 ton. Rencana panen cabai sudah dijadwalkan 27 Oktober sampai 10 Novembet 2025 untuk menjaga kontinuitas pasokan.

“Dari proyeksi dan catatan surplus itu menggambarkan bahwa kerja kolaboratif Gubsu kita tidak sekedar slogan. Tinggal bagaimana instansi terkait menjaga kestabilan ini ke depan,” kata Peneliti Lembaga Kajian Masyarakat Marginal (LKMM), Ika Anshari.

Menurutnya, kunci surplus itu terletak pada langkah sinergitas dan kolaborasi Bobby Nasution dengan pemerintah kabupaten/kota menjaga stabilitas ketersediaan pangan.

Ditambah lagi sejumlah faktor pendukung produksi bahan pangan di Sumut sangat memadai.

“Ketersediaan air menurut BMKG cukup baik hingga Desember 2025, ini tentu mendukung pola tanam. Maka itu pemantauan stok harus dilakukan secara berkala oleh TPID dan dinas terkait,” tukas Ika Anshari.

Terpisah, mahasiswa Ekonomi UMSU Baginda Siregar menilai bahwa ketersediaan stok pangan ini harus mendapat perhatian penuh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut. Hal itu dimaksudkan memperkuat kerja-kerja kolaboratif Bobby Nasution dan menutup celah oknum mafia mempermainkan harga pasar.

“Kondisi saat ini surplus cabai merah. Namun kemarin harganya naik meskipun kini trennya menurun. Kami mensinyalir ada mafia yang mau mengambil keuntungan besar dari upaya-upaya anomali harga ini,” kata Baginda.

Menurutnya, keuntungan besar yang dicari mafia-mafia tersebut, bukan hanya pada keuntungan ekonomi, tapi juga politik.

“Keuntungan politik sudah pasti. Sebab situasi beberapa hari lalu (harga cabai naik dan inflasi) mengarah pada kinerja Pemprov Sumut. Kita harus mewaspadai mafia mafia yang justeru makin menyulitkan rakyat kita sendiri,” ujar Baginda.

Dia mendorong Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumut mencermati situasi ini. Apalagi di dalam TPID sendiri ada unsur kepolisian yang bisa langsung menindak ulah mafia tersebut.

Sebelumnya juga, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan menegaskan pihaknya tak akan tinggal diam menghadapi praktik spekulatif yang membuat harga cabai meroket di pasar-pasar tradisional.

“Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus, unit Industri dan Perdagangan, sudah lama membentuk Satgas Pangan,” ujar Ferry di Medan, Senin malam, (27/10/2025) malam.

Biasanya, lanjut dijelaskan Ferry, satgas ini menangani persoalan beras, jagung, dan bahan pokok lainnya.

“Sekarang kami fokus pada cabai. Pengawasan tengah digencarkan di sejumlah daerah yang menjadi sentra produksi dan distribusi cabai,” jelas Kabid Humas.

Menurut Ferry, polisi menelusuri potensi adanya permainan harga dan dugaan penimbunan.

“Untuk masalah cabai yang naik atau langka, kami sedang melakukan pemantauan intensif,” tegasnya.

(red)

Post Views: 4

Tags: Gubernur Bobby Nasutionkerja kolaboratifsumutsurplus bahan pangan
ShareTweetShare
Sebelumnya

Empat Langkah Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumut

Selanjutnya

Manajemen Talenta Wujudkan Birokrasi Profesional, Berintegritas dan Berdaya Saing

Terkait Berita

Bisnis

Transformasi Mulai Buahkan Hasil, PalmCo Setor Dividen Rp 1,5 Triliun

20 November 2025
Bisnis

Keberhasilan Gubernur Bobby Nasution Tekan Inflasi: Mampu Atur Ritme

9 November 2025
Bisnis

Tembus Rp 3,48T, Laba TW III PalmCo Naik 84 Persen YoY

8 November 2025
Bupati Palas, Putra Mahkota Ala ,kemudikan traktor jenis Combine Harvester pada panen raya padi di Kecamatan Barumun Barat.
Bisnis

Bupati Palas Kemudikan Traktor Combine, Ikut  Panen Raya Padi di Kecamatan Barumun Barat

4 November 2025
Bisnis

Inflasi Sumut Capai 4,97 Persen di Oktober 2025, Cabai Merah  jadi Pemicu

4 November 2025
Bisnis

Gubernur Bobby Akui Bank Sumut Kalah dengan Bank Aceh, Muhri Fauzi Hafiz: Jajaran Direksi layak Diganti!

1 November 2025
Selanjutnya
Konferensi Pers bersama dengan Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terkait "Penerapan 100% Manajemen Talenta di Provinsi Sumatera Utara", Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kominfo Sumut ini berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Jumat (31/10/2025). Foto/Dinas Kominfo Sumut 

Manajemen Talenta Wujudkan Birokrasi Profesional, Berintegritas dan Berdaya Saing

POPULAR

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur Sumut H Surya BSc.

Bobby Afif Nasution Jadi Gubernur Termuda

20 Februari 2025
Direktur UPTD Khusus RSJ Prof. Dr. M. Ildrem, drg. Ismail Lubis, MM.

Gubernur Sumut Copot Direktur RSJ Ildrem Terkait Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Berat

12 September 2025

Dubes Uni Eropa Apresiasi Keselarasan PTPN IV PalmCo dengan Tiga Pilar Utama Industri Sawit Berkelanjutan

8 Oktober 2025
Ketua Umum DPP Himpak, Citra Effendi Capah.

Dihadiri Seribuan Warga Pakpak, Himpak Gelar Halal Bi Halal

15 Mei 2023

Perangi Narkoba, BNN RI dan Poldasu Ungkap 1,7 Ton Narkotika di Wilayah Sumut dan Aceh

26 September 2025
Medan Klik

MedanKlik.Com - Mengabarkan dengan Bijak

Info Site

  • Home
  • INDEKS
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video

MedanKlik.Com - Mengabarkan dengan Bijak

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In