• Home
  • INDEKS
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Medan Klik
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Medan Klik
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video
Home News

Harga Beras Melonjak, KPPU Kanwil I Siap Sidak Spekulan

20 September 2023
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) siap melakukan sidak menyikapi kenaikan harga beras di tingkat kilang padi yang menimbulkan ekspektasi harga dan rentan dimanfaatkan para spekulan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah I KPPU, Ridho Pamungkas, Rabu (20/9/2023) usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dalam rangka memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga beras di Sumatera Utara

Rapat tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Tripriyono, didampingi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Gede Putu Wira Kusuma, di Ruang Rapat 1 Kantor Gubernur Sumatera Utara, kemarin (18/9/2023).

Menurutnya, kenaikan harga beras yang diakibatkan turunnya produksi beras secara nasional, naiknya harga beras internasional, kenaikan biaya produksi dan kompetisi harga di tingkat kilang padi harus segera disikapi karena berpotensi menimbulkan ekspektasi harga yang rentan dimanfaatkan para spekulan.

“Solusi jangka pendek untuk mengatasi spekulan adalah dengan melakukan sidak dan monitoring ke lapangan serta melakukan operasi pasar secara efektif,” ujarnya.

Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang adalah meningkatkan produktivitas beras yang dapat dilakukan salah satunya dengan pola kemitraan, bantuan untuk revitalisasi kilang padi kecil dan menengah, dan efiesiensi rantai pasok dan tata niaga perberasan.

Sementara Agus menyebutkan rapat koordinasi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kenaikan harga beras yang telah terjadi selama beberapa bulan serta untuk memastikan, pasokan dan cadangan beras di provinsi Sumatera Utara.

Gejolak harga beras yang tidak turun menjadikan komoditas ini menjadi salah satu penyumbang inflasi maka perlu dicarikan solusi yang terbaik dari sisi produksi, distribusi dan konsumsi.

“Padahal berdasarkan data BPS, total produksi beras di Sumut sampai bulan September adalah 1.392.689 ton dan kebutuhan beras adalah 1.392.6789 sehingga masih ada surplus sebesar 321.546 ton” ujar Agus.

Pada bagian produksi, dilakukan peningkatan lahan pertanian, ketersediaan pupuk, bibit dan kebutuhan lainnya.

Menurut Agus, langkah ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota. Untuk distribusi, salah satu langkah yang diambil adalah memberikan subsidi bahan bakar kepada operator angkut beras dan mempersingkat rantai distribusinya.

Sedangkan pada bagian konsumsi, Pemprov Sumut bersama Bank Indonesia, Bulog serta stakeholder terkait akan melakukan operasi pasar efektif.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, I Gede Putu Wira Kusuma mengungkapkan komoditas beras menyumbang andil inflasi yaitu 0,34% year to date (ytd) serta diikuti komoditas cabai merah 0,20% (ytd) dan rokok kretek filter 0,19 (ytd).

“Beras memberikan andil besar untuk inflasi di lima kota Indeks Harga Konsumen Sumut,” ujarnya.

Beras selalu berada di tiga besar penyumbang inflasi di Indeks Harga Konsumen (IHK) (Medan, Padangsidimpuan, Sibolga, Gunungsitoli dan Pematangsiantar).

Kenaikan harga beras dipicu beberapa faktor yaitu penurunan stok beras global dan pembatasan eksport beras dari negara eksportir, sehingga menimbulkan sentimen.

Terkait anomali harga di Sumut dimana kenaikan produksi tidak diikuti penurunan harga sehingga memunculkan wacana pembatasan beras keluar dari wilayah Sumut, menurut Ridho hal tersebut tidak sejalan dengan konsep persaingan.

Ridho mendukung solusi menyeimbangkan pendistribusian beras dari daerah surplus ke daerah minus dengan pola Kerjasama Antar Daerah.

”Dengan konsep KAD antar Kabupaten Kota di Provinsi Sumut, harapannya kita masih tetap dapat mengendalikan harga dan pasokan beras di Sumut, menjaga harga tetap bagus di tingkat petani dan terjangkau bagi konsumen” pungkas Ridho. ( swusma)

Post Views: 1

Tags: Beras mahalKPPUSidak
ShareTweetShare
Sebelumnya

OJK KR 5 Siap Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Selanjutnya

Unpri Gelar Wisuda Dirangkai Pemberian Gelar Doktor Kehormatan 2 Tokoh

Terkait Berita

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap menerima kunjungan kerja Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI di Ruang Kerja Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (11/12/2025).
Sumut

Pemprov Sumut Harapkan Pembangunan Pipa Gas Riau–Sumut Mampu Atasi Kelangkaan Energi

11 Desember 2025
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution di dampingi sejumlah OPD menerima bantuan secara simbolis dari Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur Jalan Diponegoro No 30 Medan, Kamis (11/12/2025).
Sumut

Bobby Nasution Pastikan Bantuan dari Kota Palu Langsung Disalurkan ke Daerah Terdampak Bencana

11 Desember 2025
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mengikuti Rapat Koordinasi mengantisipasi Natal dan Tahun Baru 2026 dengan Kementerian Dalam Negeri RI secara daring melalui aplikasi Zoom di Ruang Kerja Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (11/12/2025).
Sumut

Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Wagub Sumut Minta OPD Laksanakan Instruksi Mendagri

11 Desember 2025
News

MAI Sumut Ajak Insan Pers Bangkitkan Mental Korban Terdampak Banjir

11 Desember 2025
News

Rapat Forum Keselamatan Lalu Lintas Persiapan Nataru 2025/2026, Jasa Raharja Bersama Mitra Terkait Perkuat Koordinasi

11 Desember 2025
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya didampingi Kepala Dinas Koperasi & UKM Sumut Naslindo Sirait menghadiri sekaligus menutup acara Fast Track Young Prenuer (FYP) Fest 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi & UKM Sumut di Ballroom Grand Mercure Hotel Medan, Rabu (10/12/2025).
Sumut

Pemprov Sumut Hadirkan Fast Track Young Preneur 2025, 1.700 Pelaku UMKM Didorong Naik Kelas

10 Desember 2025
Selanjutnya

Unpri Gelar Wisuda Dirangkai Pemberian Gelar Doktor Kehormatan 2 Tokoh

POPULAR

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur Sumut H Surya BSc.

Bobby Afif Nasution Jadi Gubernur Termuda

20 Februari 2025
Direktur UPTD Khusus RSJ Prof. Dr. M. Ildrem, drg. Ismail Lubis, MM.

Gubernur Sumut Copot Direktur RSJ Ildrem Terkait Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Berat

12 September 2025

Dubes Uni Eropa Apresiasi Keselarasan PTPN IV PalmCo dengan Tiga Pilar Utama Industri Sawit Berkelanjutan

8 Oktober 2025
Ketua Umum DPP Himpak, Citra Effendi Capah.

Dihadiri Seribuan Warga Pakpak, Himpak Gelar Halal Bi Halal

15 Mei 2023

Perangi Narkoba, BNN RI dan Poldasu Ungkap 1,7 Ton Narkotika di Wilayah Sumut dan Aceh

26 September 2025
Medan Klik

MedanKlik.Com - Mengabarkan dengan Bijak

Info Site

  • Home
  • INDEKS
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Video

MedanKlik.Com - Mengabarkan dengan Bijak

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In