Pengedar Narkoba Belawan Sempat Dilepas, Ngaku Uang Penjualan untuk Keperluan Lebaran

News32 Dilihat

MEDAN Ismail Nasution (58), warga Bagan Deli, Kecamatan Belawan nekat menjual narkotika jenis sabu-sabu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Keuntungan hingga jutaan rupiah saban harinya membuat pria lanjut usia (lansia) tersebut ketagihan.

“Kemarin, untuk keperluan membeli pakaian lebaran anak-anak. Setiap harinya bisa untung Rp 1,4 juta,” ujar Ismail Nasution saat dihadirkan rilis kasus narkoba di Mapolda Sumut, Senin (14/4/2025).

BACA JUGA :  Indosat Dukung Pesta Ni Halak Hita 2025 lewat Musik dan Budaya

Sementara, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, dalam menjalankan bisnis haramnya, Ismail Nasution rela menjadikan sebuah rumah toko (ruko) beberapa loket untuk tempat menjual barang haram tersebut.

“Mereka telah memodifikasi sebuah ruko menjadi beberapa loket untuk tempat penjualan narkoba,” ungkap Calvijn.

Sebelumnya, tim gabungan Ditresnarkoba Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap kembali Ismail Nasution (58).

BACA JUGA :  Polres Tanah Karo Amankan Ibadah Wafat Isa Almasih Dan Paskah 2025 di Sejumlah Gereja di Kabanjahe

Dia adalah tersangka kasus narkoba yang sempat melarikan diri setelah dipaksa lepas oleh sekelompok Orang Tak Kenal (OTK) saat penggerebekan di Bagan Deli Medan Belawan.

Bandit narkoba itu ditangkap pada 13 April 2025 di Jalan Akasia, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai), setelah melarikan diri ke Riau.

Sebelumnya, pada 9 April 2025, Polres Pelabuhan Belawan menangkap tiga pelaku peredaran narkoba di Jalan Proyek, Bagan Deli. Namun, saat penggeledahan berlangsung sekelompok orang menyerang petugas dan membakar dua unit sepeda motor dinas sehingga dua pelaku lain, termasuk Ismail, terpaksa dilepaskan di lokasi.

BACA JUGA :  Kapolres Labuhanbatu Ajak Warga Perangi Peredaran Narkoba

Polda Sumut bersama TNI kemudian melakukan operasi gabungan pada 11 April 2025 dan berhasil mengamankan tujuh pelaku penyerangan. Seluruhnya kini diamankan di Polres Belawan untuk proses lebih lanjut. (RED)