Turunkan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Memberikan Edukasi Kepada Para Pengajar

News65 Dilihat

MEDAN – Dalam upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja mengadakan program edukasi keselamatan berkendara khusus bagi para pengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 8 Medan, Rabu (9/10).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan dan membekali pengajar dengan pengetahuan yang tepat untuk disampaikan kepada siswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, pengajar, serta perwakilan Jasa Raharja.

BACA JUGA :  Dirut PUD Pasar Kota Medan Angkat Status Karyawannya secara Global

Dalam sambutannya, Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Sumatera Utara Ricky Adi Utama, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan institusi terkait dalam menciptakan generasi yang lebih sadar akan keselamatan berkendara.

“Dengan edukasi yang tepat, kita dapat membentuk pola pikir siswa agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab di jalan,” ujarnya.

Program edukasi ini mencakup berbagai materi, mulai dari pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan alat pelindung, hingga teknik berkendara defensif.

BACA JUGA :  Polda Sumut  Ungkap Kasus Narkoba, Dua Nelayan Ditangkap Bawa Sabu 10 Kg

Para peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam diskusi interaktif dan simulasi situasi berkendara yang aman.

Salah satu pengajar, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini.

“Edukasi ini sangat bermanfaat, terutama untuk mengajarkan siswa kami mengenai keselamatan berkendara. Kami berharap dapat meneruskan informasi ini ke mereka dengan cara yang menarik dan mudah dipahami,” tuturnya.

BACA JUGA :  HUT ke-42 Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapoldasu: Semoga Semakin Berkarya dan Berprestasi

Jasa Raharja berharap, melalui kegiatan ini, para pengajar dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mengedukasi siswa tentang keselamatan berlalu lintas. Dengan meningkatnya kesadaran, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan Medan dapat berkurang secara signifikan. (Red)