Kunjungi Ponpes Ulumul Qur’an Stabat, Bobby Nasution Mohon Doa Keberkahan

Politik190 Dilihat

LANGKAT – Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby Nasution, kembali melakukan kunjungan silaturahmi ke pondok pasantren. Kali ini, ia mengunjungi Pondok Pasantren Ulumul Qur’an, di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (25/10/2024).

Dalam kunjungan silaturahmi ini, Bobby bersilaturahmi dengan Pembina Yayasan KH. Syahrial AMS, Ketua Yayasan H. Muhammad Iqbal, para alim ulama serta ratusan santriwan dan santriwati.

Dibalut suasana penuh keakraban, Bobby Nasution menyampaikan rasa syukur dan penghormatan atas sambutan yang diberikan keluarga besar Ponpes yang berdiri tahun 1986 ini kepadanya.

BACA JUGA :  Anis Matta Lantik Pengurus 34 DPW dan 468 Pimpinan Harian DPD Periode 2024-2029 se-Indonesia Secara Serentak

“Terimakasih atas sambutan yang luar biasa dari keluarga besar Pondok Pasantren Ulumul Qur’an. Semoga silaturahmi ini memperkuat jalinan persaudaraan sesama kita,” ucap Bobby.

Katanya, santriwan dan santriwati berperan besar dalam mengisi dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan, peran dan intelektual yang ada pada santriwan dan santriwati itu harus tetap ada dan tumbuh hingga saat ini.

BACA JUGA :  Datuk Iskandar Muda Siap Bantu Warga Realisasikan Pembangunan Jalan dan Jembatan Kota Bangun

Oleh karena hal itu, suami Kahiyang Ayu ini memohon doa dan keberkahan kepada para santriwan, santriwati serta alim ulama agar dirinya bisa terus berbuat untuk kemajuan Sumatera Utara.

“Hari Santri Nasional yang kita peringati kemarin adalah sebagai pengingat perjuangan, sebagai pengingat peran dari para santri untuk bangsa Indonesia,” katanya.

“Peran santri untuk bangsa dan negara kita, kontribusinya sangat besar. Oleh karena itu, Izinkan kami untuk melakukan langkah dan dan gerakan kami. Kami mohon izin dan doa,” mohon Bobby.

BACA JUGA :  Unggul Jauh di Hasil Survei Pilgub Sumut Terbaru, Ini Kata Bobby Nasution

Disana, Bobby juga melakukan salat Jumat berjamaah bersama pengurus ponpes, alim ulama, para guru dan ratusan santriwan-santriwati. Usai salat berjamaah, dilakukan juga doa bersama yang dipimpin oleh Pembina Yayasan KH. Syahrial AMS. (Red)