Legislator Ingatkan Program Infrastruktur Tertunda di Medan Utara

Politik, Sumut332 Dilihat

Medan – Anggota DPRD Kota Medan Zulham Efendi mengingatkan Pemkot Medan untuk menuntaskan program infrastruktur tertunda tahun ini, khususnya di Medan bagian utara menjadi prioritas pada 2025.

“Ada beberapa program yang sampai dengan hari ini belum direalisasikan, di antaranya perbaikan Jalan di Bagan Deli,” ungkap Zulham, di Medan, Ahad (29/12).

Kemudian, normalisasi drainase di Kelurahan Belawan II dan pihaknya mengharapkan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan segera menindaklanjuti.

BACA JUGA :  Gubsu Bobby Nasution Teken MoU Pengendalian Inflasi, Perkuat Sinergi Daerah Jaga Stabilitas Harga

Legislator asal Medan Belawan ini menegaskan, bahwa program infrastruktur ini sangat diharapkan masyarakat Medan bagian utara karena kondisi lingkungan membuat mereka tidak nyaman.

“Kita dapat informasi pembangunan jalan di Bagan Deli sudah diukur, dan normalisasi drainase juga. Ini diharapkan bisa direalisasikan agar warga bisa nyaman,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, politisi ini juga menyampaikan soal penanganan pengendalian banjir rob di Medan bagian utara membuat kondisi tidak nyaman ribuan penduduk di kawasan pesisir tersebut.

BACA JUGA :  Usai Dilantik Prabowo, Wali Kota Tebingtinggi Iman Saragih Ajak ASN Serius Melayani Masyarakat

“Kita juga terus menyampaikan solusi pengendalian banjir rob di Belawan. Kita sudah sampaikan, meski kewenangan ada di BWS (Balai Wilayah Sungai) Sumatera II,” kata Zulham.

Pihaknya juga mengharapkan Pemkot Medan bisa terus berkomunikasi dengan BWS Sumatera II agar dampak banjir rob tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Sebab, persoalan di Medan bagian utara, khususnya perbaikan infrastruktur sudah disampaikan ke Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan.

BACA JUGA :  Perkuat IKM, Sumut Genjot Daya Saing Industri dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

“Kita sudah melakukan pertemuan dengan dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti atas persoalan infrastruktur, termasuk di kawasan Medan bagian utara,” ungkap Zulham dikutip dari Antara. (red/ant)