Curi Mesin Kopi, Mantan Karyawan Warkop Agam Ditembak Polisi

News341 Dilihat

MEDAN  Kesal dipecat dari kerjaan, Al Ikhramullah, 30 tahun, nekat mencuri mesin kopi di warkop Agam, Jalan AR Hakim, Pasar Merah Timur, Medan Area.

Setelah sebulan lebih berlalu, pria asal Dusun Daya Bakrie, Desa Dayah Daboh, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar itu akhirnya berhasil ditangkap. Polisi juga menembak kakinya karena berupaya kabur saat dilakukan pengembangan.

BACA JUGA :  LPPI Apresiasi KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kementan

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong menjelaskan, aksi pencurian itu dilakukan pelaku, Senin (17/3/2025). Akibatnya pemilik warkop, Efendi, 50 tahun mengalami kerugian Rp 12 juta dan membuat laporan ke Polsek.

“Dari laporan itu kita lakukan penyelidikan. Lalu kita mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di sebuah warkop,” katanya, Jumat (25/4/2025).

BACA JUGA :  Ustadz Arifin Daulay Raih Sanad Tahfidzul Qur'an, Pondok Tahfidz Qur'an Shah-Amin Gelar Tasyakuran

Polisi pun melakukan undercover buy dengan berpura-pura nongkrong di warkop Rezeki Cak Ijal, di Jalan Karya Jaya itu sembari memesan beberapa gelas kopi. Setelah melihat keberadaan pelaku, polisi langsung melakukan penangkapan, Kamis (24/4/2025) dinihari.

“Pelaku memang tinggal di warkop itu sembari bekerja,” tuturnya.

Dari pengakuannya, lanjut mantan Kapolsek Sei Tualang Raso itu, pelaku mengaku sakit hati karena dipecat di tempat korban. Akhirnya, ia merencanakan aksi pencurian saat suasana warkop sedang sepi.

BACA JUGA :  Tiga Unit Rumah di Desa Jandimeriah Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab

“Katanya karena sakit hati dipecat. Jadi sebelum pergi dicurinya mesin itu,” ujarnya. (RED)