Desa Jandi Meriah Marak Narkoba dan Judi, Warga GBKP Segera Surati Kapolri

News105 Dilihat

KARO Judi tembak ikan kini marak di Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, Lokasi Tersebut pasnya berada di Samping Kolam Pancing Kerangen Boys, Jalan Tembus Antara Jandi Meriah Menuju Desa Batu Karang.

Dan keberadaan judi tersebut dikeluhkan warga. Sebab gara-gara judi, warga sering kehilangan. Karenanya, warga meminta Aparat Penegak Hukum menutup judi Ikan Ikan Dan Dadu tersebut apa lagi saat ini merupakan Bulan Suci Natal.

BACA JUGA :  PSSSI&B Kota Medan Gelar Konsolidasi dan Lantik 21 Penasehat serta 11 Korwil

Warga Jandi Meriah dan Batu Karang, yang namanya tidak mau di cantumkan mengatakan sangat resah dengan adanya perjudian tersebut,
“karena judi sering terjadi cekcok dalam rumah tangga. Uang yang seharusnya membeli beras dan pupuk habis di meja judi. Ada yang mengalami penurunan ekonomi dan nyaris setres” ujar warga.

Masih menurut warga, dampak peraktek perjudian lainnya warga sering kehilangan barang dari rumah dan ladang, kehilangan sepeda motor, dan hasil pertanian serta ternak “dugaan kami, lokasi tersebut juga banyak orang memakai narkoba jenis sabu-sabu, sepertinya ada juga pengedar sabu sabu di lokasi tersebut ” ujar warga.

BACA JUGA :  Dugaan 'Permainan' Seleksi Bintara Polwan Sumut, Kuasa Hukum 6 Casis akan Melapor ke Kapolri dan Komisi 3 DPR RI Soal

Warga lainya yang merupakan Jemaat GBKP Berinisial AS (44) mengatakan akan menyurati Kapolri Jendral Lystio Sigit Prabowo melalui pengurus GBKP Di jakarta agar peredaran narkoba dan judi berhenti.

Upaya Konfirmasi di lakukan terhadap Kapolsek Payung Iptu Irwanya Jaya Sembiring Tidak Berhasil, Sebelumnya Kanit Reskrim Polsek Payung Ipda OI Ginting tidak memberikan jawaban saat di konfirmasi.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Sari Mutiara Lubuk Pakam Gelar Pelatihan PPGD Bersama Pegawai Kecamatan Tanjung Morawa

Kepala Desa Jandi Meriah Jainal Bangun yang dikonfirmasi pada Selasa (24/12/2024) tidak ada memberikan jawaban terkait keluhan warga Desanya.(red)