Ketua Suku Madura di Labura Perkenalkan Songkok Tinggi Khas Madura Jawa Timur

News328 Dilihat

LABUHANBATU UTARA – Forum Perbauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Kualuh Leidong, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara dari suku Madura memperkenalkan salah satu  Songkok (Peci) Tinggi Khas Madura dari Madura, Jawa Timur.

Heri Subekti Sakera yang merupakan anggota Forum Perbauran Kebangsaan (FPK) Kec Kualuh Leidong Ketua Suku Madura, Selasa (27/03/24) mengatakan, songkok tinggi khas Madura sedang tren saat ini.

Dan di Labura, ia memperkenalkan ciri khas Madura tersebut mulai dari pakaian odeng dan songkok tinggi, cukup dengan hanya memakainya.

BACA JUGA :  Sok Paten Jual Sabu, 2 Warga Rahuning Asahan Gol

Dikatakannya, kesenian lainnya dari Madura, mulai dari pencak silat, tari tarian, kerapan sapi, keagamaan dan adat istiadat lainnya.

“Saat ini saya memperkenalkan songkok  tinggi mencapai 50 cm -100 cm. Namun yang biasa saya pakai sehari hari Songkok tingginya hanya 20 cm,” ungkap Heri, tujuannya agar masyarakat mengenal songkok tinggi khas Madura, Jawa Timur.

Tahun 2023 saat perayaan HUT RI yang Ke 78 tahun di istana, untuk mengapresiasi masyarakat yang ikut memeriahkan perayaan HUT RI di Istana Merdeka, Presiden Jokowi pun memberikan hadiah sepeda gunung kepada 5 orang peserta dengan pakaian adat terbaik.

BACA JUGA :  Pos Nelu Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata Gagalkan Percobaan Penyelundupan Minuman Keras

Dari 5 orang peserta yang menang, salah satunya adalah Riky. Pria asal Jawa Timur ini pun tampak begitu antusias menggunakan pakaian adat khas Madura lengkap dengan peci tinggi. 

Atribut peci hitam tinggi yang dipakai Riky pun mencuri perhatian Presiden Jokowi. Peci atau kopiah yang dikenakan Riky ini sendiri sempat membuat Jokowi tertawa melihatnya saat Riky diminta petugas maju ke depan podium untuk menerima hadiah sepeda gunung dari Jokowi.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Tebing Tinggi Hadiri FGD FKL Bahas Program Keselamatan Lalu Lintas Tahun 2025

“Saya berharap kepada saudaraku suku madura di perantauan dan di manapun berada agar memperkenalkan kesenian adat budaya dan khas madura dan memperkenalkan songkok tinggi Madura supaya lebih dikenal masyarakat se tanah air,” harapnya. (heri)