Petugas Damkar Kecamatan Kualuh Leidong Usir Lebah yang Bahayakan Warga

News397 Dilihat

LABUHANBATU UTARA – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Kualuh Leidong kabupaten Labuhanbatu Utara berhasil mengusir lebah di permukiman warga yang dilaporkan warga karena merasa terancam dengan  lebah di belakang rumahnya, Jumat (15/09/2023)

Empat orang petugas pemadam kebakaran dipimpin Danton pos Damkar Kualuh Leidong, Irwansyah Pane didampingi Safaruddin Aminor sebagai anggota team rescue pos Kualuh Leidong serta dibantu dua anggota Riaman dan Ungkap Bahal Siagian.

BACA JUGA :  Aksi Cepat Tanggap, Danyonmarhanlan I dan Prajurit Bantu Evakuasi Korban Banjir Kota Medan

Mereka langsung melakukan langkah pengamanan dengan mengusir lebah menggunakan alat seadanya,setelah mendapat laporan dari warga, di Gang Sakera Jalan Stadion Kelurahan Tanjung Leidong.

Petugas melakukan pengasapan menggunakan sarang telor dibakar untuk mengusir lebah madu yang tampak menempel di dinding rumah warga.

Proses evakuasi berjalan sekitar 15 menit hingga lebah yang diduga baru bersarang itu juga berhasil diusir dari dinding rumah warga setempat.

BACA JUGA :  Berkas Lengkap, Tapi Kasus Penipuan Karya Elly SH Tak Kunjung Dilimpahkan, Korban Lapor Propam

Di tempat yang sama, K Wulan berterima kasih kepada Camat Kualuh Leidong Riva Arya Ritonga SKM MM dan Sekcam Bangun Thohir SH Serta petugas pemadam kebakaran yang responsif terhadap laporan warga.

Ia bercerita, sehari sebelumnya tiba-tiba ribuan lebah datang dan menempel ke dinding samping rumah tetangga. “Sempat menyegat suami saya. Takut ada korban yang lain, saya suruh suami untuk menghubungi Sekcam dan langsung disuruh menghubungi petugas Damkar. Alhamdulillah dalam hitungan menit lebah lebah bisa diusir,” ujarnya.

BACA JUGA :  Komjak RI Observasi Lapangan dan Penilaian Pembangunan Zona Integritas WBK ke Kantor Kejati Sumut

 Sementara Danton pos Damkar Kualuh Leidong Irwansyah Pane mengimbau agar warga segera melaporkan jika mengetahui adanya sarang tawon atau lebah serta binatang berbisa lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan.(heri)