Polisi Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Motor Pasutri Gunakan Kelewang 

News124 Dilihat

MEDAN-Masih segar dalam ingatan kita  tiga pelaku perampasan sepeda motor (Kereta) mengunakan kelewang yang dialami pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Kakap, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area akhir ditangkap petugas Satreskrim Polrestabes Medan.

Ketiga pelaku diketahui bernama Muhammad Saleh Lubis alias Aleh (26), dan Handoko alias Oko (35) dan Abot.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda SH SIK melalui Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu 05 Februari 2023 sekitar 06.40 WIB.

BACA JUGA :  Sutarto Tegaskan Ranperda Pemajuan Kebudayaan Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan Pembangunan Daerah

“Saat itu korban hendak pergi belanja di pagi hari didatangi tiga pelaku dengan membawa senjata tajam jenis parang dan merampas sepeda motor milik korban,”kata Kompol Teuku Fathir didampingi Kanit Pidum Iptu Wisnugraha Paramartha, Sabtu (18/2/2023).

Setelah dilakukan penyelidikan, kata Fathir, diketahui bahwa yang melakukan tindakan pidana pencurian adalah komplotan berjumlah lima orang dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

BACA JUGA :  Peristiwa Bermula di Magelang: Kuat Ma'ruf Marah tapi Yosua Tak Tahu Kenapa

“Para pelaku mencari korbannya dengan acak. Lima orang ini ada yang memonitor situasi, ada yang bertugas untuk mencari korban, dan ada yang bertugas untuk menjual barang hasil kejahatannya,”ungkapnya.

Dari kelima orang tersebut, Kompol Fathir menerangkan tigaorang sudah dilakukan penangkapan pada 9 Februari 2023.

“Dua pelaku ditangkap di daerah Provinsi Riau. Sedangkan satu pelaku lagi ditangkap di daerah Tembung,” ungkapnya.

Kompol Fathir menjelaskan Tim Khusus yang dibentuk Bapak Kapolrestabes Medan sedang melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya.

BACA JUGA :  Safari Ramadhan di Tuntungan, Bobby Nasution Terima Aspirasi Warga soal Infrastruktur hingga Keamanan

“Kami Polrestabes Medan akan mengejar terus keberadaan pelaku dan akan melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku kejahatan yang beraksi di Kota Medan, “ujarnya.

Sementara dari hasil penyelidikan, Kompol Fathir menyebutkan ada 9 lokasi kejadian yang dilakukan para pelaku.

“Untuk korbannya sudah kita identifikasi dan saat ini sedang kita dalami kaitannya dengan barang bukti dan para pelaku lainnya,” pungkasnya.(esa)