Pria Warga Desa Suka Maju Tewas Dibacok

News207 Dilihat

DELI SERDANG
Seorang pria inisial MG (43) warga Dusun II, Gang Cumi, Desa Suka Maju diduga tewas setelah dibacok di Jalan Bandar Meriah, Dusun II, Desa Suka Maju, tepatnya di warung Gomblo, Jumat (3/1/24) sore.

Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit Bethesda. Namun tidak lama menghembuskan nafas terakhir, sekira pukul 23.30 WIB.

Informasi diperoleh, diduga para pelaku merupakan satu keluarga berinisial AK, BK dan EK yang tinggal tidak jauh dari lokasi pembacokan.

BACA JUGA :  Pengedar Narkoba Belawan Sempat Dilepas, Ngaku Uang Penjualan untuk Keperluan Lebaran

“Lukanya di bagian perut dan dada,” kata salah seorang pelayat ditemui di rumah duka.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian perihal pembacokan ini.

Sempat Berkelahi

Isak tangis isteri dan tiga anak Martius Ginting pecah setelah jenazah pria 45 tahun itu tiba di rumah duka, di Dusun II, Gang Cumi, Desa Suka Maju, Sabtu (4/1/2025) dinihari.

Istri korban, Beru Surbakti tidak dapat berbicara banyak melihat jasad suaminya telah terbujur kaku dan di tutupi kain. Sesekali ibu dari tiga anak itu berteriak di depan jasad suaminya.

BACA JUGA :  Pikul 20Kg Sabu dan 30 Butir Ekstasi Atik dan Erwan Dituntut Pidana Mati

Peristiwa pembacokan yang diduga dilakukan oleh satu keluarga itu terjadi di warung Gomblo. Belum diketahui pasti penyebabnya, diduga Martius terlibat perkelahian dengan ketiga terduga pelaku AK, BK dan EK.

“Sempat teriak minta tolong korban ini. Tapi karena takut, warga belum berani menolong. Karena salah satu pelaku masih terlihat memegang parang,” ucap salah seorang pelayat bermarga Ginting.

BACA JUGA :  Kejari Medan Terima Pelimpahan Tahap II 15 Tersangka Kasus Judi Online Apin BK 

Hingga akhirnya para pelaku menjauh dari korban, warga pun mengevakuasi korban yang penuh luka ke rumah sakit Bethesda.

“Sempat dibawa ke Bethesda, tidak lama meninggal. Terus dibawa ke rumah sakit bhayangkara,” lanjut Ginting.

Hingga saat ini, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi belum bersedia memberikan keterangan. (Red)