Sukses Kelola Keuangan dan Komunikasi Publik, Jasa Raharja Raih Best Brand Popularity 2024

News676 Dilihat

JAKARTA – Jasa Raharja meraih penghargaan sebagai Best Brand Popularity dalam ajang Indonesia Best Financial Awards 2024 kategori Social Insurance.

Penghargaan ini diberikan oleh The Iconomics dalam acara yang digelar di Jakarta pada Kamis, (1910/2024).

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Bayu Rafisukmawan, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan salah satu bukti komitmen Jasa Raharja dalam mengelola keuangan perusahaan dengan transparan dan akuntabel, serta wujud komunikasi publik yang baik kepada pemangku kepentingan.

BACA JUGA :  Sutarto Tegaskan Ranperda Pemajuan Kebudayaan Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan Pembangunan Daerah

“Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, serta inovasi dalam pengelolaan keuangan perusahaan,” ujarnya setelah menerima penghargaan tersebut.

Bayu menambahkan bahwa Jasa Raharja terus beradaptasi dan berinovasi untuk menghadapi tantangan yang ada. Salah satunya berupaya untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam hal perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang umum.

BACA JUGA :  Reskrim Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Pengancaman di Jalan Mawar Polonia

Atas penghargaan itu, Bayu menyampaikan apresiasi kepada The Iconomics dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini.

“Penghargaan ini akan menambah motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta industri jasa keuangan di Indonesia,” tutupnya.

Indonesia Best Financial Awards merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh The Iconomics untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan jasa keuangan terbaik di Indonesia.

BACA JUGA :  Tanam Pohon Langka, Kapolda Sumut Berpesan Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Adapun, para penerima penghargaan diperoleh berdasarkan survei dengan lebih dari 10.000 responden dari 10 kota besar di Indonesia. (Red)