Tabrak Motor di Menteng 7, Mobil Avanza Dihancurkan, Supir Diamuk Warga

News94 Dilihat

MEDAN – Sebuah video pengejaran mobil Avanza yang diduga pelaku tabrak lari, viral di media sosial.

Tampak di video, warga mengejar mobil bernopol BM 1841 PN yang kacanya sudah pecah di bagian samping dan belakang.

Teriakan salah seorang warga di video terdengar jelaa, “Woy berhenti kau, berhenti kau woy.”

“Tahan bang, tahan. Woy tahan,” teriaknya lagi.

Tiba di daerah Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, tepatnya di simpang Pelang, lalu lintas padat dan macet. Mobil pun berhenti.

BACA JUGA :  Diduga Jadi Lokasi Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Kawasan Sky Garden Binjai

Warga pun berhasil mengejar dan beramai-ramai memecahkan kaca depan mobil danenarik supir mobil keluar.

Supir pun langsung diamuk massa.
Sejumlah warga terlihat memukuli supir, karena kesal. Tampak warga lainnya berusaha menenangkan amukan warga.

Sementara itu, Panit Lantas Polsek Medan Area, Ipda Pinta Uli Sinaga, Minggu (26/5/2022) sore, mengatakan peristiwa di video itu benar terjadi.

“Peristiwa terjadi Minggu (26/6/2022) sekitar pukul 12.30 WIB. Supir mobil bernama Syaipul Bahri (49). Saat itu ia bersama temannya di mobil, bernama Fachrurrozi,” kata Pinta.

BACA JUGA :  Tim Pengawas Haji Kunjungi Jemaah Calhaj Kloter 22 KNO

Pinta mengatakan, sebelumnya mobil menabrak sepeda motor di Jalan Menteng VII, dekat SPBU sekitar pukul 12.30 WIB.

Mobil datang dari arah Jalan Menteng VII dan hendak belok ke kiri. Di simpang tiga, pengendara sepeda motor keluar dari SPBU Menteng dan terjadi tabrakan.

“Pengendara motor yang terjatuh, belum diketahui identitasnya. Kata supir, dia awalnya mau berhenti. Tapi warga sudah banyak yang berdatangan, jadi supir merasa takut. Mobil kemudian meninggalkan lokasi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pengurus FJPI Sumut Periode 2021-2024 Dilantik

Mobil akhirnya dikejar warga hingga ke Simpang Pelangi. “Di situ pengendara mobil Avanza diamuk massa,” ujar Pinta.

Petugas yang sedang berada di sekitar lokasi, juga langsung ikut mengejar mobil.

Petugas kemudian mengamankan Syaipul dan Fachrurrozi dari amukan massa dan dibawa ke Polsek Medan Area bersama mobil.

Petugas masih melakukan pemeriksaan atas peristiwa tersebut. (Red)