Mangapul Purba : Atasi Banjir, Seluruh Jajaran Pemerintahan Daerah Hingga Pusat Lakukan Mitigasi Total

Politik170 Dilihat

MEDAN – Bencana banjir yang terus melanda Kota Medan dan sekitarnya disetiap musim penghujan terus menjadi perhatian semua pihak. Tentunya menjadi kebingungan sebab bencana tahunan ini tak kunjung mendapatkan perhatian dan solusi yang serius dari seluruh jajaran pemerintah baik pusat maupun daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi DPRD Sumut Mangapul Purba, SE, M.I.Kom melalui siaran persnya pada Kamis (16/10/2025).

Dalam hal ini Mangapul meminta kepada Pemerintah Provinsi dan Kota Medan harus melakukan Mitigasi total untuk mengasi kejadian banjir tahunan dengan berkoordinasi kepemerintah pusat.

BACA JUGA :  Anis Matta Lantik Pengurus 34 DPW dan 468 Pimpinan Harian DPD Periode 2024-2029 se-Indonesia Secara Serentak

“Lakukanlah koordinasi lintas kabupaten kota untuk pemetaan titik rawan yang dibarengi peta kerentanan atas kejadian banjir yang melibatkan semua pihak, pemerintah pusat, provinsi dan daerah serta elemen masyarakat yang berkepentingan,” ujar Mangapul Purba.

Lebih lanjut anggota DPRD Sumut terpilih dari Dapil Siantar – Simalungun ini menyatakan selain pemetaan juga dilakukan pendataan korban dan Inventarisasi efek kerugian materi.

BACA JUGA :  KPU Sumut Selenggarakan Rakor Silog se Kabupaten Kota

“Pendataan korban dan efeknya juga penting untuk melakukan tindakan awal sari akibat banjir sesuai kebutuhan lapangan,” lanjut Mangapul.

Terkait anggaran Mangapul menyampaikan bahwa, supaya di alokasi anggaran di 2026 di perioritaskan penambahan anggaran sesuai dengan kebutuhan dari hasil investigasi lapangan.

Terakhir, Mangapul menegaskan bahwa untuk melakukan itu semua, koordinasi antar pemerintah menjadi kewajiban, baik pusat maupun daerah, untuk kepentingan rakyat dan bencana banjir tidak terjadi lagi disetiap tahunnya.

BACA JUGA :  Tiba di Belawan dalam Lima Kontainer, KPU Sumut Mulai Salurkan Surat Suara

“Rakyat harus diselamatkan dan dijamin tidak lagi mengalami kebanjiran berulang seperti ini. Lakukan komunikasi ke pemerintah atasan guna penyiapan dukungan teknis dan anggaran serta kebijakan lain,” pungkas Mangapul Purba. (Red)