Balai Bahasa Sumut hasilkan 97 buku cerita anak sepanjang 2024

News557 Dilihat

Medan – Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara (BBPSU) menghasilkan sebanyak 97 buku cerita anak dwibahasa sepanjang 2024 di wilayah ni.

“Ini merupakan salah satu capaian kinerja kami yang telah dilaksanakan sepanjang tahun ini,” ujar Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara Hidayat Widiyanto di Medan, Senin.

Dia menjelaskan bahwa sebanyak 97 buku yang dihasilkan itu melibatkan penulis dan penerjemah, 23 ilustrator dan pengatak, 16 penelaah,
9 penyunting, dan 9 orang pembantu produksi buku.

BACA JUGA :  Terpilih Aklamasi, Syaifullah Defaza Pimpin Persatuan Wartawan Pemko Medan Periode 2024-2026

Hidayat Widiyanto menjelaskan buku yang dihasilkan itu terdiri atas 78 untuk jenjang pembaca dini dan 19 judul untuk jenjang semenjana.

“Proses pelaksanaan produksi buku ini memiliki tujuh tahapan yang dilakukan mulai awal Januari 2024 oleh Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Penerjemahan,” kata dia.

Proses pertama, kata dia, pihaknya melaksanakan sosialisasi ke berbagai daerah, karena buku ini merupakan hasil dari suatu kegiatan bimbingan teknis yang melibatkan masyarakat.

BACA JUGA :  Harus Dicabut, Parkir Berlangganan di Tepi Jalan Umum Cacat Hukum

Setelah proses bimbingan teknis, lanjutnya, pihaknya melakukan tahapan penyuntingan naskah untuk ditelaah oleh ahli bahasa daerah yang melibatkan pimpinan adat, akademis dan pemangku kebijakan terkait.

“Setelah naskah ini jadi. Naskah ini kami kirim ke ilustrator untuk menjadikan naskah ini menjadi menarik dalam sebuah buku, lalu kirim ke lay out setelah naskah jadi,” sebut dia.

Setelah itu, kata Hidayat, proses produksi buku itu dilanjutkan dengan pengiriman naskah ke pusat perbukuan untuk diusulkan Internasional Standard Book Number atau ISBN-nya.

BACA JUGA :  Wamen HAM RI Sambut Baik Program Restoratif Justice di Sumut, Wagub Surya : Menambah Motivasi Bagi Pemprov

“Lalu, kami melakukan uji keterbacaan yang dibaca calon pengguna yang melibatkan pemangku kebijakan terkait dan selanjutnya dilakukan diseminasi,”sebut dia.

Hidayat mengatakan sebanyak 97 itu dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat dengan mengakses pada laman www.balaibahasasumut.kemdikbud.go.id.

“Buku ini dapat dicetak sendiri dengan kebutuhan pendidikan, bukan untuk dijual belikan,” ujarnya dikutip dari Antara. (red/ant)