BLKM Medan Selenggarakan Pelatihan Penerapan Konsep One Health

News54 Dilihat

MEDAN – Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Medan mengadakan pelatihan penerapan konsep One Health untuk meningkatkan kapasitas pegawai.

Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari 3 hingga 6 Desember 2024, di Grand Impression Hotel, Jalan Setia Budi, Medan.

Kepala BLKM Medan, Ike Ambarita, SKM, M.Kes menjelaskan, pelatihan bertujuan membekali pegawai dengan kemampuan menganalisis dan menerapkan konsep One Health untuk mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah kerja BLKM. “One Health merupakan pendekatan penting untuk mengantisipasi dan mengendalikan penyakit menular, yang terus muncul dan berkembang,” ujar Ike, di Medan, Rabu (11/13).

BACA JUGA :  Pawai Colorful Medan Carnival Meriah, Bobby Nasution Angkat Keberagaman

Pelatihan diikuti oleh 20 pegawai BLKM, termasuk kepala balai, kepala subbagian administrasi umum, tim surveilans, epidemiolog, sanitarian, entomologi, dan pranata laboratorium. Tiga narasumber diundang untuk memberikan materi:
1. Dr. dr. Inke Nadia D. Lubis, M.Ked(Ped), SpA, PhD (Universitas Sumatera Utara)
2. Dr. Fotarisman Zaluchu, SKM, MSi, MPH (Universitas Sumatera Utara)
3. Kambang Sariadji, S.Si, M.Biomed (Laboratorium Biomedis dan Biologi Kesehatan Pusat, Kementerian Kesehatan).

BACA JUGA :  Indosat Pastikan Kesiapan Jaringan dan Layanan untuk Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut 2024

Materi pelatihan meliputi epidemiologi berbasis One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan.

Ike Ambarita menambahkan, konsep One Health akan diterapkan melalui program teknis untuk menjaga kesehatan ekosistem secara holistik. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di Kota Medan dan wilayah Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Soal Video Viral Debitur di Aeknabara, Bank Sumut Pastikan Agunan Terjaga Aman : Ada Perselisihan Keluarga

BLKM Medan berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam kesehatan masyarakat dengan menerapkan konsep ini secara terintegrasi, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (Red)