Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Sari Mutiara Lubuk Pakam Gelar Pelatihan PPGD Bersama Pegawai Kecamatan Lubuk Pakam

News94 Dilihat

LUBUK PAKAM – Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi bekerja sama dengan RS Sari Mutiara Lubuk Pakam menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) bagi Kantor Kecamatan.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 28 November 2025, di Kantor Camat Lubuk Pakam ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan Pegawai Kecamatan dan Kepala Lingkungan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya.

BACA JUGA :  Pos Nelu Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata Gagalkan Percobaan Penyelundupan Minuman Keras

Jasa Raharja Tebing yang diwakili oleh Rahmad menekankan pentingnya pemahaman PPGD sebagai bagian dari upaya menekan angka fatalitas akibat kecelakaan.

Sementara itu, tim medis dari RS Sari Mutiara Lubuk Pakam memberikan pembekalan langsung berupa teori dan praktik lapangan, mulai dari pertolongan pertama, resusitasi jantung paru (RJP), hingga teknik evakuasi korban.

“Kami berharap para Pegawai dan, Kepala Lingkungan dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan PPGD ini bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Rahmad dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Nekat Bawa Sabu 20 Kg, Arifin dan Aidin Dituntut JPU dengan Hukuman Mati

Senada dengan itu, Rini menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen Jasa Raharja dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang benar, kita dapat membantu menekan risiko fatalitas dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti simulasi penanganan gawat darurat.

BACA JUGA :  Bupati Kukuhkan Duta GenRe Sergai, Harapkan Ciptakan Sinergi Atasi Stunting

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak Pengetahuan Bagi Pegawai Kecamatn dan Kepala Lingkungan dan masyarakat yang memiliki kepedulian serta keterampilan dalam mendukung keselamatan transportasi di Indonesia. (Red)