Penemuan Mayat di Dalam Sumur, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

News267 Dilihat

MEDAN – Polisi menyatakan temuan tulang-belulang di dalam sumur, di Perumahan Tanjung Selamat Lestari, di Dusun III, Desa Tanjung Selamat diduga merupakan korban pembunuhan.

Namun, untuk mengungkap lebih jelas penyebab kematiannya, polisi masih menunggu hasil otopsi

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menjelaskan, saat ditemukan, kondisi jasad telah hancur. Hal itu menyulitkan proses identifikasi terhadap jasad tersebut.

BACA JUGA :  Gelar Pra Rekonstruksi Dragon KTV, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

“Karena posisi mayat yang telah hancur, maka identifikasi, kemudian otopsinya membutuhkan waktu paling tidak dua Minggu. Nanti setelah dua Minggu kita beranjak dari situ,” katanya ditemui di halaman Polrestabes Medan, Jumat (3/1/2025).

Dikatakan Gidion, dalam proses pengungkapan kasus seperti ini, pihaknya masih berfokus untuk mengidentifikasi identitas korban. Pasalnya, pelaku diduga sengaja menghilangkan identitas korban untuk menghilangkan jejak.

BACA JUGA :  Kapolri Ajak PUI Perkuat Sinergi dan Jaga Persatuan Demi Indonesia Emas 2045

“Yang paling penting pembunuhan seperti ini, adalah pasti ada indikasi sengaja menghilangkan identitas korban atau merusak identitas korban. Maka yang paling penting adalah mengungkap identitasnya,” ujarnya.

Disinggung jenis kelamin dari pemilik tulang-belulang itu, Gidion tidak menampik jika jasad tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Dugaannya perempuan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, penemuan mayat di dalam sumur dengan kondisi mengenaskan menghebohkan warga perumahan Tanjung Selamat Lestari, Gang Dahlia, Dusun lll, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Selasa (31/12/24).

BACA JUGA :  Jasa Raharja Hadiri Undangan Korlantas Polri Bahas Kajian Laka Lantas dari Faktor Human Error dan Jalan Tol

Polisi telah mengantongi identitas penyewa rumah tersebut. (Red)