Serahkan LKPD Unaudited TA 2022 Tepat Waktu, BPK Apresiasi Pemko Medan

News218 Dilihat

MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Pemko Medan Tahun Anggaran (TA) 2022 kepada Badan Pemeriksa Keuangan  Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (28/3/2023).

Penyerahan LKPD Unaudited  ini mendapat apresiasi dari Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan karena tepat waktu. Usai menerima LKPD Unaudited tersebut, BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terinci atas laporan keuangan yang telah diserahkan tersebut.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Wilayah Pangkalan Brandan Gerak Cepat Serahkan Santunan Korban Laka di Jalan Umum Gebang Langkat

Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut yang akan melakukan pemeriksaan atas LKPD Unaudited Pemko Medan TA 2022. Diharapkannya, seluruh perangkat daerah mampu memberikan laporan keuangan yang transparan, benar, akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan sehingga Pemko Medan mampu meraih kembali predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

BACA JUGA :  Terima Paket Narkoba Milik Om, Fahmi Divonis Hakim 17 Tahun Penjara, 

“Pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut ini bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal material, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia atau berbasis akuntansi komprehensif lainnya,” kata Bobby Nasution.

Sementara itu, Kepala Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Eydu Oktain Panjaitan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pemko Medan yang telah memberikan laporan keuangannya tepat waktu.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Peduli Gerakan Pelestarian Permainan Rakyat

Oleh sebab itu, Eydu mengapresiasi Pemko Medan yang menyampaikan laporan keuangan kepada BPK untuk diperiksa. “Kami akan memeriksanya mulai tanggal 29 Maret hingga 12 Mei,” ungkap Eydu. (Red)