DPRD Medan Dorong Percepatan Pengaktifan Kembali Pos Siskamling

Politik100 Dilihat

Medan. Wakil Ketua DPRD Medan H Zulkarnaen S KM dorong Walikota Medan Rico Wass percepatan pengaktifan kembali Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) di seluruh Kota Medan. Keberadaan Pos Siskamling dinilai sangat penting guna meminimalisir tindak kejahatan yang kian marak akhir akhir ini.

“Kita dukung penuh program pengaktifan Pos Siskamling disetiap lingkungan. Baik itu soal pengalokasian anggaran dan fasilitas lainnya sehingga terbentuk secara permanen, ” kata Zulkarnaen kepada wartawan, Minggu (12/4/2025).

BACA JUGA :  Polrestabes Medan Laksanakan Penilaian Perlombaan Pos Siskamling di Komplek Wartawan

Dia mengaku dengan keberadaan Pos Siskamling dinilai mampu mencegah kriminalitas di lingkungan. “Kita tahu saat ini marak tindak kejahatan mulai dari pencurian, begal, tawuran, geng motor, dan tindak kriminal lainnya. Maka dengan keberadaan Pos Siskamling dipastikan hal tersebut dapat diminimalisir sehingga masyarakat nyaman beraktifitas,” ujar Zulkarnaen asal politisi Gerindra itu.

BACA JUGA :  Hasyim SE Maafkan Penyebar Pamflet Hoax Open House Imlek

Nantinya kata Zulkarnaen, petugas Siskamling akan memiliki akses kepada semua pihak terutama pihak keamanan melaporkan atau menindak pelaku kejahatan. “Bila perlu terbentuk satgas yang melibatkan pihak Kepolisian, TNI/Babinsa dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda,” ungkapnya.

Untuk itu tambah Zulkarnaen, Kepling di seluruh Kota Medan selaku ujung tombak pelayanan program pemerintah di tengah masyarakat harus proaktif. Mulai saat ini supaya segera melakukan persiapan untuk segala sesuatunya agar pembentukan Pos Siskamling segera terealisasi.

BACA JUGA :  Dukung Kelancaran Pilkada Serentak 2024, Kejati Sumut Monitoring Kesiapan Tahapan dan Logistik Pilkada di 33 Kabupaten Kota

Tidak lupa Zulkarnaen menyampaikan harapan dan minta dukungan serta partisipasi masyarakat. Sehingga pembentukan Pos Siskamling segera terwujud maka keamanan dan suasana kondusif tetap terjaga di tengah masyarakat.

(mdc/zan)