Penemuan Mayat di Dalam Sumur, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

News570 Dilihat

MEDAN – Polisi menyatakan temuan tulang-belulang di dalam sumur, di Perumahan Tanjung Selamat Lestari, di Dusun III, Desa Tanjung Selamat diduga merupakan korban pembunuhan.

Namun, untuk mengungkap lebih jelas penyebab kematiannya, polisi masih menunggu hasil otopsi

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menjelaskan, saat ditemukan, kondisi jasad telah hancur. Hal itu menyulitkan proses identifikasi terhadap jasad tersebut.

BACA JUGA :  Waspada, Jika Ceroboh Mengungkap Data Pribadi di Dunia Maya, Predator Digital Bisa Mengincar Anda

“Karena posisi mayat yang telah hancur, maka identifikasi, kemudian otopsinya membutuhkan waktu paling tidak dua Minggu. Nanti setelah dua Minggu kita beranjak dari situ,” katanya ditemui di halaman Polrestabes Medan, Jumat (3/1/2025).

Dikatakan Gidion, dalam proses pengungkapan kasus seperti ini, pihaknya masih berfokus untuk mengidentifikasi identitas korban. Pasalnya, pelaku diduga sengaja menghilangkan identitas korban untuk menghilangkan jejak.

BACA JUGA :  Dishub Sumut Akan Berangkatkan 2.500 Pemudik Gratis pada 6 April

“Yang paling penting pembunuhan seperti ini, adalah pasti ada indikasi sengaja menghilangkan identitas korban atau merusak identitas korban. Maka yang paling penting adalah mengungkap identitasnya,” ujarnya.

Disinggung jenis kelamin dari pemilik tulang-belulang itu, Gidion tidak menampik jika jasad tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Dugaannya perempuan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, penemuan mayat di dalam sumur dengan kondisi mengenaskan menghebohkan warga perumahan Tanjung Selamat Lestari, Gang Dahlia, Dusun lll, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Selasa (31/12/24).

BACA JUGA :  Memaknai Kartini di Mata Legislator Perempuan

Polisi telah mengantongi identitas penyewa rumah tersebut. (Red)